TIGA
Remember when
Carissa
" Never say I love you, if you don't really care...never talk
about feelings, if they aren't really there...never touch a life, if you mean
to break a heart...never say you're going to, if you don't plan to
start...never look me in they eye, when all you do is lie...never say hello, if
you really mean good-bye."
Unknown
Unknown
Cinta.
Berbagai macam rasa. Bermiliar arti. Tak pandang bulu. Menghampiri siapapun
yang ia kehendaki. Mungkin salah satunya aku. Cinta itu menghampiriku sejak 3
tahun yang lalu. Cinta sesungguhnya maksudku. True love. Aku adalah wanita yang bisa dibilang susah jatuh cinta.
Tapi entah mengapa saat aku pertama mengenal demas, ada sesuatu yang berbeda.
Kurasakan. Sejak pertama.
Demas
berbeda. Sangat berbeda. Karena perbedaan itulah aku percaya, aku dan demas
akan bersatu. Selamanya. Semoga. Dia hadir dengan pesona berbeda. Membuatku
merasa ada yang berbeda. Nyaman. Terntram. Tenang. Itu yang kurasakan saat
bersamanya. Bersama dia yang aku sayang. Pastinya. Tak pernah berpikir untuk
mencintainya. Tapi nyatanya kini, aku sangat mencintainya.
Aku tak
pernah bisa membohongi perasaanku. Sejak kali pertama aku merasa ada yang
berbeda, aku sudah menyangka, ini cinta. Aku mencintainya. First sight. Mungkin itu lebih tepatnya. 1 tahun aku mengenalnya
dengan dekat. Sebelum kami memutuskan untuk mengikat janji. Sebetulnya aku tak
ingin ada hubungan diantara aku dan demas. Bukan karena aku tidak benar-benar
mencintainya. Tapi karena aku takut kehilangan dia. Setiap pertemuan pasti ada
perpisahan. Setiap hubungan pasti ada akhir. Itu sudah hukum alam. Itu yang aku
takut. Tapi demas menjanjikan itu tidak akan terjadi. Untukku. Tapi nyatanya
itu terjadi. Dan sekarang aku mengalaminya.
Mana
janjimu demas, yang akan selalu menjagaku saat aku ketakutan? Yang akan selalu
memperhatikanku di setiap aktivitasku? Yang akan selalu menyayangiku? Yang akan
selalu mencintaiku? Yang akan selalu menjaga hatiku? Yang akan selalu
menghargaiku?
Memang
aku yang mengakhiri semuanya. Tapi itu karena ulahmu. Yang membuatku jera.
Bukan jera untuk mencintaimu, tapi jera akan sifatmu yang seperti itu. Jera
akan tingkahmu yang selalu membuatku menangis. Aku menangis bukan karena aku
lemah. Melainkan karena aku sudah tak tahan akan semuanya. Akan tingkahmu lebih
tepatnya. Dan satu hal yang sangat
membuatku jera. Kata-kata kasarmu. Maaf. Aku tak suka kekasaran. Dan kau tau
itu. Tapi mengapa kau masih melakukannya.
Jika
alasanmu untuk membuatku sadar, menurutku itu bukan alasan yang logis yang bisa
kuterima. Mengapa harus dengan cara itu. Masih ada cara yang lebih baik dari
pada itu demas. Cara itu sama saja seperti kau melukai hatiku.
Demas
aku menangis saat ini. Apa kau tau itu? Mungkin tidak. Selama ini kau tak tau
apa yang sedang terjadi padaku. Karena kau memang selalu tak pernah peduli
padaku. Aku menangis mengenangmu. Mengenang apa yang pernah kau lakukan padaku.
Aku memang sudah memaafkanmu. Tapi luka di hati susah terobati.
Hujan baru saja
selesai, basah di jendela. Basah di pipiku bekas air mataku mengenangmu. J
Selalu
terngiang di telingaku, dan di pikiranku, kata-kata yang kau katakan padaku.
Semua kata yang tak seharusnya kau katakan. Pada siapapun. Termasuk aku.
Kekasihmu. Mungkin. Jika kau masih menganggapnya. Mungkin kau selama ini tak
sadar betapa aku mencintaimu, betapa aku menyayangimu demas. Kau yang membuatku
seperti ini. Membuatku sangat mencintaimu.
Baru
kali ini seperti ini. Baru kali ini aku sabar menghadapi semuanya. Termasuk
kekasaranmu. Baru kali ini aku segitu berkorbannya. Demi cinta. Cintaku padamu.
Pastinya. Baru kali ini aku menyadari bahwa memang benar love is blind. Aku tak pernah membayangkan akan mencintaimu.
Seperti ini. Berlebihan. Mungkin. Karena aku tak ingin kehilanganmu. Kau yang
pertama membuatku seperti ini. Seumur hidupku. Kehilanganmu adalah ketakutan
terbesarku. Jauh darimu adalah penderitaanku.
Mungkin
kau menganggapku berlebihan. Tapi ini jujur. Dari hatiku yang terdalam. Aku
ingin tau seberapa besar arti hadirku di hatimu? Apakah aku segalanya untukmu?
Atau bahkan malah aku tak ada artinya bagimu?
Setiap
aku mengingat tentang apa yang telah kau lakukan padaku, aku selalu menangis.
Karena hatiku sangat terluka olehnya. Coba kau ingat sayang, apa yang telah kau
lakukan padaku. Selalu saja teringat akan hal itu. Tapi sebenarnya aku sangat
tak ingin mengingat itu. Karena itu hanya bisa membuatku menangis.
Tidakkah
kau ingat sayang akan kata-kata yang sering kau ucap padaku? Tidakkah kau ingat
sayang akan semua perlakuan yang kau lakukan untukku? Tidakkah kau ingat sayang
semua yang kau lakukan?
Tidakkah
kau ingat sayang akan kata-kata apa yang aku balas untukmu? Tidakkah kau ingat
sayang akan semua pengorbananku untukmu? Tidakkah kau ingat sayang saat aku
membujukmu untuk selalu tersenyum? Dan tidakkah kau ingat sayang semua yang
telah aku lakukan untukmu?
Menurutku
itu semua sangat berbeda. Antara kau dan aku. Antara apa yang aku lakukan
untukmu, dan yang kau lakukan untukku. Sangat berbeda. Aku selalu berusaha
membuatmu bahagia. Tapi sepertinya tidak untukmu.
Mengapa
kau lakukan itu sayang? Mengapa kau tega? Mengapa kau rela membuatku menangis?
Mengapa kau rela air mataku terus menetes karenamu? Mengapa sayang?
Tak kuasa aku membendung air
mataku. Dan kubiarkan ia menetes, agar luka ini sedikit terobati. Aku tak suka
saat saat seperti ini. Aku takut rasaku untuk demas akan berkurang karena aku
selalu teringat akan hal itu. Tapi tekatku sudah bulat. Aku akan mencintai
demas dengan seluruh kekurangan dan kelebihannya. Aku akan terus mencintai
demas. Sampai aku tak bisa lagi melihat indahnya dunia.
Ketika
aku bersedih, aku selalu menyempatkan diriku untuk memainkan pianoku. Bagiku
piano adalah tempat curhatku. Melalui nada-nada yang aku lantunkan. Dan melalui
syair yang aku nyanyikan. Dan kali ini pun begitu. Aku ingin menumpahkan segala
perasaanku dengan bermain piano. Dan satu lagu yang aku mainkan remember when-avril lavigne
Remember when I cried to you a thousand times
I told you everything
You know my feelings
It never crossed my mind
That there would be a time
For us to say goodbye
What a big surprise
I told you everything
You know my feelings
It never crossed my mind
That there would be a time
For us to say goodbye
What a big surprise
But I’m not lost
I’m not gone
I haven’t forgot
I’m not gone
I haven’t forgot
These feelings I can’t shake no more
These feelings are running out the door
I can feel it falling down
And I’m not coming back around
These feelings I can’t take no more
This emptiness in the bottom drawer
It’s getting harder to pretend
And I’m not coming back around again
Remember when…
I remember when it was together till the end
Now I’m alone again
Where do I begin?
I cried a little bit
You died a little bit
Please say there’s no regrets
And say you won’t forget
But I’m not lost
I remember when it was together till the end
Now I’m alone again
Where do I begin?
I cried a little bit
You died a little bit
Please say there’s no regrets
And say you won’t forget
But I’m not lost
I’m not gone
I haven’t forgot
These feelings I can’t shake no more
These feelings are running out the door
I can feel it falling down
And I’m not coming back around
These feelings I can’t take no more
This emptiness in the bottom drawer
It’s getting harder to pretend
And I’m not coming back around again
Remember when…
I haven’t forgot
These feelings I can’t shake no more
These feelings are running out the door
I can feel it falling down
And I’m not coming back around
These feelings I can’t take no more
This emptiness in the bottom drawer
It’s getting harder to pretend
And I’m not coming back around again
Remember when…
That was then
Now it’s the end
I can’t pretend
Remember When
Now it’s the end
I can’t pretend
Remember When
Lagu
itu mewakili perasaanku. Saat jemariku bermain dengan indahnya pada tone-tone piano itu, air mataku kembali
menetes. Dan hatiku pun ikut menangis. Aku tak kuat mengingat itu semua. Dan
sejujurnya aku tak ingin untuk selalu mengingat ini. tapi tak tau mengapa aku
selalu teringat akan hal itu.
Tuhan jangan biarkan
aku terus menangis. Jangan biarkan air mataku terus menetes karena hal itu.
Tuhan aku tak ingin selalu teringat hal itu. Aku tak ingin rasaku untuk demas
berkurang karena hal itu. Tuhan aku tak ingin selalu sakit hati. Tuhan aku
mohon buang ingatanku tentang semua itu. Tentang semua yang membuatku sakit hati.
Air
mata ini semakin tak bisa kubendung. Aku menangis. Demas aku hanya ingin kau
tau aku mencintaimu. Sangat mencintaimu. Tapi mengapa kau berbuat itu kepadaku?
Air
mataku terus menetes. Begitu pun air hujan yang sejak tadi menetes membasahi
pekarangan rumahku. Aku selalu bahagia saat hujan turun. Karena tidak ada yang
mendengarku saat aku menangis. Dan rasanya aku ingin keluar. Aku ingin
menikmati air hujan. Tapi itu mustahil bagiku. Penyakitku bisa kambuh jika aku
terkena air hujan yang begitu deras.
Tapi
ada satu hal yang aku tidak suka saat hujan. Yaitu aku selalu teringat akan apa
yang telah demas lakukan padaku. Dan setelah aku teringat hal itu, aku selalu
menangis. Aku takut jika aku selalu mengingat hal itu rasa cintaku untuk demas
akan berkurang. Aku takut. Karena aku sangat tidak suka dan tidak terima jika
aku diperlakukan seperti itu. Apalagi oleh demas. Orang yang jelas-jelas sangat
aku cintai.
Ingin
sekali rasanya aku memberitahu demas bahwa aku sedang menangis sekarang. Dan
menangis karena aku teringat ia. Teringat kekejaman yang pernah ia lakukan
padaku. Tapi aku takut demas tidak akan peduli padaku. Dan aku takut demas
malah akan memandangku lemah.
Sudah
lebih dari dua kali aku memberitahukan demas bahwa aku sedang menangis. Dan jawaban
demas adalah “kamu lemah. Kamu cuma bisa
nangis. Kamu manja. Coba kamu belajar gak manja. Gua jiji sama orang manja. Gua
gak suka sama orang yang dikit-dikit nangis. Gua gak suka.” Dan saat itu pula hatiku terasa semakin
teriris. Aku merasa hatiku sudah hancur. Dan entah pergi kemana.
Serpihan-serpihan hati itu terpisah satu per satu. Dan rasanya aku tak sanggup
untuk menyambung semuanya.
Dan
sejak kejadian itu, aku berniat untuk tidak memberitahukan demas tentang semua
hal yang sedang aku alami. Tentang semua yang terjadi padaku. Biarkan hanya aku
yang tau. Dan hanya aku yang merasakan. Tapi sejujurnya aku ingin demas tau
bahwa aku sedang menangis. Karena aku butuh perhatiannya. Aku ingin kata-kata
hangat dan kata-kata manisnya yang membuatku tenang.
Tapi
sepertinya jika aku memberitahukan demas, itu akan sia-sia. Karena dia memang
tidak pernah dan tidak akan pernah peduli padaku. Dan buktinya sudah banyak.
“aaarrrrgggghhhhhh!!!!” aku menjerit. Aku tak tau apa yang
aku rasakan saat ini.
Tak
kusadari aku sudah menangis sangat lama. Dan aku sangat lelah. Rasanya tubuhku
sudah tak kuat lagi. Aku mulai merebahkan tubuhku di atas kasur kesayanganku.
Tapi sebelum aku tertidur, aku menyempatkan diriku untuk mengirim pesan untuk
demas. Aku memberanikan diriku.
Demas Aquila. Maaf ya
kalau ganggu kamu. Aku cuma mau bilang, aku sedang menangis sekarang. Aku harap
kamu jangan salah sangka. Aku mengirim pesan ini bukan karena aku lemah ataupun
manja. Aku hanya ingin mendapatkan perhatianmu. Terimakasih J
Sent to: my everything :*
13/11/10 16:45
Lalu
aku tertidur. Dan aku berharap semoga saat aku terbangun aku sudah mendapat
balasan dari demas. Dan balasan manis tentunya.
……
Demas
Demas Aquila. Maaf ya
kalau ganggu kamu. Aku cuma mau bilang, aku sedang menangis sekarang. Aku harap
kamu jangan salah sangka. Aku mengirim pesan ini bukan karena aku lemah ataupun
manja. Aku hanya ingin mendapatkan perhatianmu. Terimakasih J
From: my princess :*
13/11/10 16:45
Aku sangat terkejut saat aku
melihat pesan itu. Aku sangat merasa bersalah. Dan aku tak tau jawaban apa yang
harus aku beri untuk rissa. Aku sangat merasa bersalah. Rissa terlalu sering
menangis karena ulahku.
Memang
sejak dulu aku selalu tak senang jika rissa mengadu ia sedang menangis padaku.
Dan aku selalu berkata bahwa aku jiji
dan aku tak suka orang manja yang terlalu sering menangis. Tapi seharusnya aku
sadar, itu karena ulahku. Rissa menangis karena ulahku yang terlalu kejam
padanya. Dan seharusnya aku sadar pula jika rissa mengadu dia sedang menangis
berarti ia sangat butuh perhatianku. Dan memang aku tak pernah menunjukan
perhatianku untuknya.
Tuhan maafkan aku. Aku
terlalu sering membuat rissa menangis. Aku terlalu sering membuat rissa
terluka. Dan apa yang harus aku lakukan sekarang Tuhan? Aku tak tau harus
menjawab apa. Aku sangat menyesal. Dan aku sangat merasa bersalah. Rasanya aku
ingin sekali memutar waktu. Dan akan aku bahagiakan rissa. Tuhan berikanlah aku
waktu untuk membuat rissa bahagia.
Aku
berpikir. Kata-kata apa yang akan aku berikan untuk rissa. Aku berpikir keras.
Aku tak ingin kata-kataku kali ini semakin membuat rissa sakit harti. Dan aku
ingin kata-kata saat ini membuat rissa senang. Membuat tangisannya berhenti.
Aku terus berusaha memikirkan hal itu.
Rissa maafkan aku atas
semua yang pernah aku lakukan padamu. honestly i didn’t mean to do that to you Rissa. I love
you so much. forgive me Rissa. I beg to you rissa. I really care about you
Rissa. I don’t want you hurt. and I'm very sorry. what should I do, so your
pain shortchanged? I'm very sorry Rissa. please forgive me.
Sent to: my princess :*
13/11/10 18:07
Adzan
maghrib berkumandang. Aku segera mengabil wudhu. Aku sholat. Aku berdoa kepada
Allah.
Ya Allah maafkan aku.
Aku sangat menyesal telah melakukan semuanya. Aku mohon maafkan aku. Dan
berikanlah kebahagiaan untuk rissa, selamanya. Ya Allah selalu lindungi rissa
dari segala marabahaya. Dan aku mohon maafkan aku.
Jam
berdetak. Terdengar oleh telingaku. Memang benar menunggu rasanya sangat lama.
Aku sedang menanti balasan pesan dari rissa yang tak kunjung datang. Aku sangat
merasa bersalah. Dan semoga kali ini kata-kataku tak membuat rissa semakin
terluka.
Aku
mulai tak sabar. Kapan rissa akan membalas pesanku. Aku takut ada yang terjadi
kepada rissa. Jawaban apa yang akan rissa beri untukku.
Dan
kemudian handphone ku berbunyi.
I know you really care
about me. I know you really love me. but why in a way that you show your
concern? I really need your attention Demas.mengapa demas? Tapi tenang demas,
aku sudah memaafkanmu :’)
From: my princess :*
13/11/10 19:46
Oh
Tuhan, aku sangat sedih melihat pesan itu. Aku sangat menyesal. Dan ternyata
rissa sangat terluka karenaku. Sepertinya Rissa sangat kecewa padaku. Betapa
dewasanya rissa. Dia telah memaafkanku. Aku sangat menyesal telah
menyia-nyiakan rissa selama ini. Apa yang harus aku lakukan Tuhan? Aku menangis
sejadi-jadinya.
I get hurt and I cry.
But you can’t see the sadness in my eyes because I just smile :’). And maybe
you never know that I get hurt because of you :’) don’t disturb me please. I want alone. :’)
From: my princess :*
13/11/10 20:00
Air mataku semakin
menjadi-jadi. Aku baru kali ini menangis sampai seperti ini. Dan ini karena
rissa. Karena aku menyesal telah berlaku kejam terhadap rissa. Dan aku sangat
menyesal. Kali ini rissa tidak ingin aku ganggu. Dan aku akan menurutinya.
Semoga saja ia bisa tenang. Maafkan aku rissa. Aku sangat menyesal.
Aku
galau. Aku tak tau harus berbuat apa. Adakah seseorang yang ingin
membantuku? Tolong beritahu aku apa yang
harus aku lakukan. Aku tak ingin kehilangan rissa. I don’t want anyone else to
have rissa. I very love her. So much. and I'm sorry
to have wasted her. Aku ingin selalu bersama rissa. Selamanya. Aku
tak ingin berpisah dengannya jujur dari hatiku terdalam.
Segala
usaha telah aku lakukan untuk membuktikan betapa aku mencintai rissa. Dan aku
telah membuktikan bahwa aku menyesali semua yang telah terjadi. Aku akan
perbaiki semuanya. Seperti yang rissa harapkan. Tapi mengapa rissa tetap saja
belum mau menerimaku kembali? Tapi aku tidak akan putus asa. Aku akan terus
membuktika kepadanya bahwa aku ingin bersamanya sampai aku menutup mata.
never give up. because
of desperation only owned by the coward. I have to get out of all this. If we
are sure, we will find the way. Believe it. I'm sure I could. I'm sure I can
afford. Smile, and face all. J
Tiba-tiba
saja terpikir kata itu dalam benakku. Dan kini aku sadar aku harus bangkit. Dan
pasti Tuhan akan memberiku jalan keluarnya. Kekuatan itu pasti datang bila kita
berusaha.
Rissa aku akan terus
membuktikan padamu bahwa aku mencintaimu. Aku sangat mencintaimu. Dan aku akan
terus berusaha sampai kau mau menerima ku kembali. Sesulit apapun rintangan
itu, aku akan berusaha. Walaupun jurang menantikan aku datang kepadanya, aku
akan tetap berusaha. Karena aku mencintaimu. Dan aku hanya ingin bersamamu.
Karena aku yakin, kau hanya satu dan Tuhan sediakan untukku.
Satria
True love is rare, and it's the only thing that gives life real
meaning. - Nicholas Sparks
Sejak
tadi aku hanya memandang keluar jendela. Melihat indahnya air yang berjatuhan
dari langit. Berirama. Angin berhembus membuat pohon cemara di halaman rumahku
bergerak. Sepertinya cemara-cemara itu sedang menari karena sangat menikmati
cuaca kali ini.
Begitupun
dengan aku. Aku sangat menikmati cuaca kali ini. Aku mencintai hujan. Karena
sejak kecil aku sering menghabiskan waktuku untuk bermain saat hujan turun. Aku
lebih bisa mengenang kakakku saat hujan. Kami selalu bermain bersama.
Menghabiskan waktu bersama. Dan kakakku sangat mencintai hujan. Kami selalu
menikmati air hujan bersama. Sampai pada saatnya kakakku meninggal. Kanker
otaknya yang membuat ia meninggal. Tapi walaupun ia sakit ia selalu menikmati
dinginnya air hujan. Karena ia sangat mencintai hujan.
Aku
rindu kakakku. I miss him so much.
Satria.maaf ya kalau
ganggu. Aku boleh cerita ga sat? aku gak tau lagi mau curhat ke siapa. Aku
pikir kamu orang yang pas. Boleh ya …
From: Carissa Bella
13/11/10 20:15
Tanganku
bergetar. Jantungku berdetak cepat. Dan seluruh tubuhku bergetar. Aku tak
pernah mengira bahwa rissa akan mengirim pesan seperti itu kepadaku. Aku sangat
senang.
Eh rissa. Tumben sms J
boleh rissa. Dengan senang hati aku akan dengerin curhatan kamu J
Sent to: Carissa Bella
13/11/10 20:18
Makasih ya satria J jadi gini sat, aku cinta banget sama demas.
Tapi aku sering keinget sama perlakuan dia sama aku yang dulu-dulu. Iya sih aku
tau itu udah terjadi lama. Tapi tetep aja sat aku sakit hati. Sakit hati banget
malah. Dan aku selalu nangis sat kalau keinget itu.
From: Carissa Bella
13/11/10 20:20
Ternyata
rissa ingin menceritakan perasaannya untuk demas. Dan perasaanku hancur.
Seperti ada pisau tajam yang menghujam jantungku. Tapi aku akan selalu tegar.
Semoga saja suatu saat rissa akan mencintaiku.
Oh jadi gitu, tenang
aja rissa cinta sejati itu akan kasih yang terbaik kok buat kamu. Follow your
heart, because love is never wrong J don’t cry cantik,
nanti kalau kamu nangis cantiknya pudar lhoo !! hehehe :D smile dong biar makin
cantik J
udah ya jangan nangis lagi. Jangan diinget terus atuh. Tau ga kamu itu lebih
cantik kalau kamu senyum. Percaya deh. Bunga yang paling indah aja sirik sama
kamu soalnya kamu lebih cantik sih dari dia :D
Sent to: Carissa Bella
13/11/10 20:22
Iya satria makasih ya J
hahaha kamu bisa aja deh. Iyaiya aku berhenti nangisnya. Ohiya tolong bilangin
sama bunga yang sirik tadi, sirik itu gak baik lhoo hahaha :D makasih ya sat,
udah bikin aku senyum lagi J
From: Carissa Bella
13/11/10 20:23
Hahaha iya rissa
sama-sama. Nah gitu dong senyum kan enak :D iya nanti kalau ketemu sama
bunganya aku bilangin deh :D Pain makes you stronger. Tears makes you braver.
Heartbreak makes you wiser. So thank the past for a better future. ;)
Sent to: Carissa Bella
13/11/10 20:24
Iya satria J
makasih banyak ya, and I hope I can get a better future. And I hope I can get
the happiness J
From: Carissa Bella
13/11/10 20:26
Everyone wants
Happiness, no one wants Pain. But you can't have a Rainbow without a little
Rain. J
Sent to: Carissa Bella
13/11/10 20:27
Thanks a lot satria.
You’re very kind J thanks for all J
now I can smile again J
From: Carissa Bella
13/11/10 20:28
You’re welcome rissa J
I’m happy to make you smile again J
Sent to: Carissa Bella
13/11/10 20:29
Betapa senangnya aku. Rissa berbicara
seperti itu padaku. Aku senang sekali walaupun itu menyangkut dengan demas.
Tapi aku senang bisa membuat rissa kembali tersenyum. Aku hanya berharap suatu
saat rissa akan mencintaiku. Tapi aku tak bisa memaksakannya seperti itu.
Seandainya rissa tidak bisa
mencintaiku, itu tak masalah bagiku. Aku rela membiarkan orang yang aku cintai
bahagia meskipun bukan bersamaku. Dan aku yakin suatu saat Tuhan akan
memberikanku seorang wanita yang akan mencintaiku. Tulus. Dari hatinya.
Mungkin Tuhan tidak mengizinkan aku
untuk bersama rissa. Tapi aku yakin dan aku percaya, Tuhan telah mempersiapkan
seorang wanita yang mencintaiku. Dan lebih baik dari rissa. Dan semua itu hanya
waktu yang bisa menjawab semuanya.
Tuhan tolong hapus
rasa cintaku untuk rissa, jika kau tak mengizinkan aku untuk bersama rissa.
Tuhan aku pun ingin bahagia bersama cinta yang mencintaiku. Aku tak ingin terus
terlarut dalam cinta yang tak pasti ini. Aku mengharapkan cinta yang bukan
ditakdirkan untukku. Dan kini aku sadar,
Carissa Bella bukan untukku.
Aku
memang tak ingin terus mencintai rissa. Tapi sungguh aku tak dapat membohongi
perasaanku. Aku masih mengharapkan rissa. Aku masih berharap dia akan menjadi
milikku. Dan dia akan mencintaiku. Tapi jika aku memaksakan itu semua dan aku
berusaha dengan cara menghalalkan segala cara, itu adalah perbuatan sangat
kejam. Menurutku. Cinta itu datang dari hati. Dan tak bisa dipisahkan. Jika
memang suatu saat nanti rissa bisa mencintaiku aku akan sangat bersyukur. Namun
jika tidak aku akan menerimanya. Tapi jujur aku akan kecewa.
Aku
tidak akan menyerah begitu saja. Cinta harus diperjuangkan. Dan aku akan terus
memperjuangkan cintaku untuk rissa. Meskipun memang itu sulit. Aku akan
berusaha membuat rissa percaya bahwa aku mencintainya. Tapi aku tidak akan
curang. Karena aku tidak suka akan ketidakcurangan. Dan semoga saja usahaku
berhasil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar